Bedah Editorial MI: Menihilkan Kerawanan Pemilu

19 December 2022 09:01

Kedewasaan demokrasi suatu negara salah satunya akan diukur dari kualitas penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu). Atau, kalau dibalik, kualitas dan integritas pemilu merupakan salah satu indikator kesuksesan demokrasi. Demokrasi hanya akan jadi omong kosong bila tidak disokong oleh penyelenggaraaan pemilu yang bermutu.

Lalu, dari mana datangnya kualitas pemilu? Sedikitnya ada tiga variabel untuk menakarnya. Pertama, penyelenggaraan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Kedua, tingkat partisipasi pemilih yang tinggi. Ketiga, kesigapan antisipasi terhadap potensi kerawanan, baik keamanan maupun pelanggaran dalam pelaksanaan pemilu. 

Ketiganya tidak bisa dipisahkan, saling bertaut sebagai syarat mutlak terwujudnya pemilu berkualitas tinggi. Dengan sudut pandang seperti itulah kita merespons baik dirilisnya Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Jumat (16/12/2022) lalu.

?Pelaksanaan pemilu merupakan salah satu cermin dari kedaulatan rakyat. Jika pemilu terlaksana secara profesional, jujur, aman, dan lancar, itu mengindikasikan kedaulatan rakyat terselenggara dan terjaga. Namun, bila pemilu berlangsung sebaliknya, itu bisa diartikan kedaulatan rakyat dalam keadaan terganggu atau bahkan terancam. Mengerikan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arya Sandhi Nuzulal)