NEWSTICKER

Tekan Lonjakan Harga Pangan, Pemprop Bengkulu Bersinergi dengan BI

20 September 2022 16:38

Pemprop Bengkulu mengendalikan inflasi dengan membangun ketahanan pangan. Berbagai langkah inovasi demi mencegah lonjakan harga bahan pangan, sepenuhnya didukung Bank Indonesia (BI).

"Bahan pangan penyumbang inflasi terbesar di Bengkulu adalah bawang merah, cabai, beras dan telur. Kami menyebarluaskan penanamannya untuk mengendalikan inflasi dan mencegah panic buying," ujar Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersya. 

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bengkulu, Darjana mengatakan data BI Bengkulu mencatat pada Agustus 2022 terjadi deflasi 0,22% inflasi yang lebih dari 4%. Walau inflasi sudah lampaui target, tetapi masih dalam rentan kendali.

"Kami memperluas kerja sama antar daerah, mendorong pemanfaatan perkarangan, serta melakukan operasi pasar murah," kata Kepala BI Bengkulu, Darjana, tentang komitmennya mendukung Pemprop Bengkulu mengupayakan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi kepada warga.