NEWSTICKER

Pro Kontra Kapal Selam Bertenaga Nuklir di Konferensi ke-10 NPT

5 August 2022 12:22

Perjanjian Non-proliferasi Nuklir (NPT) kembali dibahas pada konferensi peninjauan ke-10 di Kantor Pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat. Tiongkok dan Indonesia mengangkat isu kapal selam bertenaga nuklir dalam konferensi yang didominasi oleh ancaman nuklir Rusia ini.
 
Berbeda dengan Indonesia yang tidak menyebut nama, Tiongkok secara tegas menuding penjualan delapan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia oleh Pakta AUKUS, yakni Amerika Serikat, Inggris dan Australia sebagai pelanggaran NPT karena dikhawatirkan bisa dialihkan untuk program senjata nuklir.. 
 
Seruan dan proposal Indonesia mendapat sorotan dari Australia. Menurut mantan Diplomat Australia untuk Indonesia, proposal itu merupakan bentuk dukungan Indonesia pada Tiongkok untuk menggagalkan penjualan kapal selam AUKUS. 
 
Sementara itu, sejumlah ilmuwan AS juga mengirim surat ke Gedung Putih untuk meminta Presiden Biden membatalkan pengembangan kapal selam AUKUS ke Australia. Keberatan para ilmuwan ini karena terbatasnya pada pelanggaran NPT karena kadar uranium yang digunakan untuk kapal selam bertenaga nuklir adalah standar untuk senjata, sedangkan uranium untuk tujuan damai atau energi berkadar rendah.