NEWSTICKER

Serba Serbi Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

5 September 2022 13:21

Dua rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sudah tiba di Indonesia salah satunya kereta untuk penumpang atau Electric Multiple Unit (EMU). Kereta Cepat Jakarta-Bandung nantinya akan berhenti di empat stasiun kereta yang sudah disediakan yaitu Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang dan pemberhentian terakhir di Stasiun Tegal Luar.

Perkembangan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sampai September 2022 jika dilihat dari persentase untuk progres fisik sudah mencapai 76,34 persen, untuk progres investasi sudah mencapai angka 85,39 persen, untuk pembangunan bridge sudah mnecapai 95 persen, untuk subgrade sudah mencapai 82 persen, untuk seluruh tunel yang akan dilalui KCJB ini juga sudah berhasil ditembus. Untuk tes dinamis KCJB ini akan digelar di November 2022 yang bertepatan dengan acara G20 di Bali dan untuk rangkaian KCJB kloter pertama yang sudah tiba pada Jumat (2/9/2022).

Mengenai persiapan pengoperasian Kereta Cepat Jakarta-Bandung, menteri BUMN Erick Tohir mengatakan, kereta cepat tiba pada September, kita akan kedatangan mulai kereta cepatnya dan kita akan terus uji coba dan InsyaAllah di Juni 2023 sudah mulai bisa operasi.

Layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang nantinya bisa dinikmati oleh penumpang  yaitu satu rangkaian KCJB ini terdiri dari delapan gerbong kereta yang berkapasitas 601 kursi yang terdiri dari beberapa kelas, yang pertama kelas VIP 18 kursi, kedua kelas satu 28 kursi, dan yang terakhir kelas kedua 555 kursi. Dari Informasi dan data terkini pemerintah merencakan tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) berkisar Rp250 ribu sampai Rp350 ribu.

Keuntungan yang akan didapatkan jika Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sudah beroperasi ini bisa meningkatkan mobilitas Jakarta-Bandung yang sudah padat, memangkas waktu tempuh, meningkatkan geliat perekonomian dan investasi, mengurangi kemacetan jakarta Bandung dan mengurangi kerugian akibat kemacetan. 

Progres pembangunan KCJB masih terus berlangsung untuk mengejar target operasi di 2023. Diharapkan melalui layanan infrastruktur ini dapat mendukung mobilitas masyarakat dan menumbuhkan geliat ekonomi serta investasi lanjutan.