NEWSTICKER

Fact Check: Menelusuri Sumber Kekayaan Lukas Enembe

13 January 2023 13:28

KPK menangkap Lukas Enembe di Jayapura dan dibawa ke Jakarta 10 Januari 2023. Lukas menjalani perawatan di RSPAD kemudian dibawa ke Gedung KPK untuk melanjutkan proses hukum,Kamis (12/1/2023) 17.10 WIB. 

Lukas diduga menerima suap Rp1 miliar, yang diduga diberikan oleh Rijatono Lakka selaku Direktur PT Tabi Bangun Papua yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditangkap lebih dulu dari Lukas Enembe. Rijatono Lakka memberikan suap agar memenagkan tender proyek infrastruktur senilai Rp41 miliar.

Aliran dana mencurigakan Lukas Enembe yang ditemukan oleh PPATK:

- Beli jam tangan Rp550 juta.
- Diduga setor Rp560 miliar ke kasino.

Lukas memiliki tambang emas berlokasi di Distrik Mamit, Tolikara. Kuasa hukum Lukas mengatakan bahwa Lukas benar meiliki tambang emas namun perizinan pertambangannya masih diproses. Lukas menyatakan bahwa tambang emas tersebut merupakan sumber utama kekayaannya. Hingga akhirnya hal tersebut menjadi pertanyaan.

Tidak hanya menerima suap, Lukas Enembe juga diduga korupsi alokasi anggaran fantastis untuk pimpinan Pemprov Papua, penyelewengan dana PON hingga diduga memiliki manajer pencucian uang.