20 Kura-Kura Leher Ular Rote Dilepasliarkan di Danau Ledulu

27 October 2025 09:14

Satu lagi satwa endemik asli Indonesia, kura-kura leher ular Rote (Chelodina mccordi), yang kini berstatus critically endangered (kritis terancam punah), berhasil dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelepasliaran di Danau Ledulu, Kabupaten Rote Ndao, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memulihkan populasi satwa endemik ini. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, memimpin langsung pelepasliaran 20 ekor kura-kura leher ular Rote.

"Kita hari ini berada di Rote, tanah yang paling selatan Indonesia, dan daerah ini sangat kaya. Salah satu kekayaan yang mesti kita jaga bersama-sama adalah kura-kura leher ular yang hanya ada di Rote dan sekarang pada kategori critically endangered. Alhamdulillah, hari ini kita dapat melepasliarkan 20 kura-kura ini yang dirawat oleh teman-teman di Fauna Land di Jakarta," ujar Menteri Raja Juli Antoni.

Upaya Konservasi Sejak 2002

Pelaku konservasi sekaligus CEO Fauna Land, Danny Gunalen menjelaskan bahwa status critically endangered berarti kura-kura ini hanya satu langkah lagi menuju kepunahan. Kekhawatiran inilah yang mendorongnya memulai upaya konservasi ex-situ (di luar habitat asli) sejak 2002 dengan memindahkan 15 ekor ke Jakarta atas izin Kementerian Kehutanan dan rekomendasi LIPI/BRIN.

"Sekarang terbukti bahwa populasi di alam hampir punah. Akhirnya kami dapat mengembalikan kembali ke alam. Ini adalah yang kedua kali, yang (pertama) 2009 telah kami lepaskan," jelas Danny. 

Kegiatan pelepasliaran ini melibatkan kolaborasi antara BBKSDA NTT, BRIN, Pemerintah Daerah Rote Ndao, masyarakat adat, serta dukungan dari PT Alam Nusantara Jayatama dan Fantara Nature Rescue and Rehabilitation Center. Masyarakat sekitar, termasuk ketua adat pemilik Danau Ledulu, Charles, mendukung penuh upaya ini dan menegaskan adanya aturan adat Papada yang melindungi danau tersebut.

Kura-kura leher ular Rote dikenal sebagai salah satu dari 25 kura-kura terlangka di dunia. Keberhasilan pelepasliaran ini menjadi simbol pentingnya kolaborasi dalam menjaga alam Indonesia dan menjadi pesan bahwa pelestarian satwa langka adalah tanggung jawab bersama.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)