Gaza: Maraton Palestina kembali digelar di Gaza dengan melibatkan pelari wanita dan penyandang disabilitas pada Jumat, 9 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi simbol semangat masyarakat di tengah agresi Israel di Jalur Gaza.
Sebanyak 2.000 orang mengikuti lomba lari lima kilometer tersebut. Sementara 15 peserta penyandang disabilitas, termasuk mereka yang diamputasi, menyelesaikan lomba lari sejauh dua kilometer, di jalan tepi pantai dekat Nuseirat, Gaza Tengah.
Para pelari penyandang disabilitas ini memberikan makna ajang ini sebagai wadah pembuktian, bahwa mereka bisa terus berprestasi dalam bidang olahraga. Perlombaan ini kembali ke Gaza setelah vakum selama tiga tahun.
Di sisi lain, perlombaan ini kembali diselenggarakan untuk kaum perempuan setelah 13 tahun dibatalkan oleh Hamas akibat larangan partisipasi perempuan. Kini para wanita bisa kembali ambil bagian dalam Maraton Palestina 2026.
Acara ini digelar di Tepi Barat, Maraton Palestina menjadi salah satu olahraga internasional besar pertama yang digelar di wilayah ini sejak pecahnya perang Israel dan
Hamas.