Petugas Haji Ikuti Workshop Pelayanan Haji

18 May 2026 16:38

Petugas haji Indonesia mengikuti workshop pelayanan haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Arab Saudi sebagai bagian dari penguatan koordinasi layanan bagi jemaah pada musim haji tahun ini. Workshop tersebut mempertemukan petugas haji Indonesia dengan 61 markaz yang berada di bawah dua perusahaan penyedia layanan, yaitu Rakeen dan Dhuyuf Al Bait.

"Pertama, ini menjadi ajang perkenalan bagi para petugas haji Indonesia dengan 61 markaz Arab Saudi, ya sekarang markaz sebelumnya maktab, di bawah dua perusahaan yaitu perusahaan Rakeen dan perusahaan Dhuyuf Al Bait." kata Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, M. Ilham Effendy, dikutip dari tayangan Liputan haji, Metro TV, Senin, 18 Mei 2026

Dalam workshop tersebut pihak Arab Saudi mendorong pembentukan tim petugas haji yang terdiri dari koordinator markaz, penanggung jawab transportasi hingga penanggung jawab layanan Masjidil Haram. 
 

Baca juga: Calon Haji Embarkasi Makassar Diingatkan Batas Waktu Konsumsi Makanan di Tanah Suci


Langkah ini bertujuan agar petugas Indonesia dapat langsung berkoordinasi dengan counterpart dari masing-masing markaz apabila ditemukan kendala di lapangan baik terkait dengan konsumsi, transportasi maupun layanan jemaah selama pelaksanaan Armuzna.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan simulasi penanganan kondisi darurat bagi jemaah sakit di Arafah dan juga di Muzdalifah. Dalam simulasi tersebut disampaikan penggunaan hotline 1966 milik Bulan Sabit Merah Arab Saudi yang menyediakan layanan dalam beberapa bahasa asing termasuk bahasa Indonesia sehingga memudahkan para petugas haji Indonesia dalam melakukan koordinasi cepat penanganan medis bagi para jemaah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)