Simak Persiapan Jemaah Patuna Travel Jelang Puncak Haji

26 May 2026 16:34

Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jemaah calon haji Patuna Travel terus mematangkan persiapannya. Tidak hanya fokus pada ketahanan fisik, para jemaah juga dibekali dengan penguatan spiritual melalui kajian keagamaan rutin untuk memantapkan hati dalam menjalankan rukun haji.

Kajian spiritual dan pembinaan rohani ini digelar secara rutin di apartemen transit jemaah setelah waktu salat. Kegiatan ini bertujuan agar para jemaah mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk, tenang, dan penuh keikhlasan.

Dalam kajian tersebut, pembimbing jemaah menekankan pentingnya menjaga niat dan berusaha rida terhadap segala ketentuan Allah SWT selama di Tanah Suci. Hal ini diyakini menjadi kunci utama dalam meraih predikat haji yang mabrur dan mabrurah.

"Mengingatkan jemaah calon haji agar rida kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Jika kita niat ibadah, lalu Allah hadirkan rasa bahagia dan kita rida dengan apa yang kita dapatkan, maka insyaallah haji kita menjadi mabrur," ujar pembimbing ibadah haji Patuna Travel Ustaz Fachrur Rozi yang dikutip Selamat Pagi Indonesia, Selasa 26 Mei 2026.

Para jemaah tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Bagi mereka, kajian ini sangat membantu dalam memperdalam pemahaman agar dapat menjalankan ibadah secara lebih maksimal dan sesuai tuntutan, terutama saat berada di Arafah nanti.
 

Baca juga: Tiba di Arafah, Calon Haji Indonesia Antusias Sambut Wukuf

Seorang jemaah, Syafril mengungkapkan bahwa tantangan terberat saat berada di Arafah bukanlah fisik, melainkan keteguhan hati untuk terus berdiam diri dan fokus berdoa kepada Allah. "Kajian yang dilakukan oleh Patuna sangat membantu meyakinkan kembali bahwa hati kita hanya kepada Allah. Itulah persiapan paling penting yang harus kita siapkan," ungkapnya.

Jemaah lain juga merasa lebih siap secara mental dan lebih memahami tata cara ibadah sesuai tuntunan setelah mengikuti rentetan kajian selama di apartemen transit. Denny merasa diingatkan kembali pada hal-hal yang mungkin terlupa atau belum dipahami sepenuhnya.

"Saya semakin memahami apa yang harus dikerjakan dan memantapkan hati dalam menjalankan ibadah berikutnya," ungkap Denny.

Selain sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat mental jelang puncak haji, pembinaan spiritual ini juga menjadi momen penting untuk mempererat rasa kebersamaan antarjemaah menjelang rangkaian ibadah haji selanjutnya di Armuzna.

Dengan persiapan yang matang dari sisi fisik maupun spiritual, jemaah haji Patuna Travel diharapkan dapat menjalani seluruh rangkaian puncak ibadah haji dengan lebih lancar, tenang, dan penuh keikhlasan hingga kembali ke Tanah Air.

(Anggie Meidyana)