Akses Jalan Tertutup Longsor, Warga Palue Jalan Kaki 5 KM Demi Bantuan Sembako

22 August 2026 21:05

Warga terdampak gempa Flores di Desa Nitung Lea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, harus berjuang ekstra demi mendapatkan bantuan logistik. Mereka terpaksa berjalan kaki sejauh lima kilometer menembus hutan belantara akibat akses jalan yang tertutup material longsor.

Terputusnya ruas jalan penghubung di Pulau Palue ini membuat kendaraan sama sekali tidak bisa melintas. Alhasil, warga harus berjibaku melewati medan yang curam dan terjal dari Desa Nitung Lea menuju titik pembagian bantuan di Desa Rokirole.

Adapun bantuan sembako yang mereka ambil terdiri dari 10 kilogram beras dan 10 butir telur. Jumlah tersebut nantinya akan dibagi untuk lima kepala keluarga. Meski menempuh perjalanan berat dengan muatan logistik di pundak, warga mengaku tidak memiliki pilihan lain demi memenuhi kebutuhan pokok pasca-gempa.

 

Merespons kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Sikka berjanji akan segera mengirimkan bantuan alat berat ke lokasi.

"Pemerintah akan segera mengirimkan alat berat ke Palue untuk mengatasi kondisi jalan yang terputus," ujar Sekretaris Daerah Sikka, Margaretha Movaldes, dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 22 Agustus 2026.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X