Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat mengambil langkah darurat menyusul kebakaran hebat yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) pada Jumat, 7 Agustus 2026 malam. Sebanyak 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkantor di gedung tersebut untuk sementara waktu dipindahkan ruang kerjanya.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan pelayanan publik tidak akan lumpuh akibat musibah ini. Sembari menunggu hasil penyelidikan kepolisian, Pemprov DKI memindahkan ASN ke Suku Dinas (Sudin) masing-masing dan tengah menyiapkan sebuah gedung pengganti di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Selama masa transisi, Pemprov DKI juga memberlakukan skema
Work From Home (WFH) atau
Work From Anywhere (WFA).
"Begitu kebakaran terjadi, saya bersama Dinas Perhubungan, Dinas Damkar, dan Pak Sekda langsung melakukan koordinasi. Kami memutuskan untuk sementara waktu memindahkan para ASN ke Sudin masing-masing dan kami sudah merencanakan penggunaan salah satu gedung di Cikini," ujar Pramono Anung dikutip dari
Headline News, Metro TV, Minggu 9 Agustus 2026.
"Sampai sistem kerja bisa berjalan normal kembali, kami menerapkan sistem WFH atau WFA supaya pekerjaan dan pelayanan tidak terganggu," tambahnya.
Data Pajak Dipastikan Aman
Pemprov DKI saat ini berfokus pada dua sektor vital yang terdampak langsung, yakni keamanan dokumen perpajakan dan operasional sistem pengaturan lalu lintas. Pramono memastikan seluruh dokumen dan data perpajakan warga DKI Jakarta dalam kondisi aman karena sistem di Bapenda sudah sepenuhnya terdigitalisasi.
Sementara itu,
Command Center Dinas Perhubungan (Dishub) yang berada di lantai 16 gedung turut terdampak. Untuk mengatasinya, sistem kendali tersebut secepatnya dialihkan ke sistem cadangan yang berlokasi di kawasan MT Haryono.
Dampak sementara dari terhentinya Command Center ini adalah sistem otomatisasi lampu lalu lintas (traffic light) jarak jauh tidak dapat berfungsi. Oleh karena itu, pengaturan lalu lintas di sejumlah persimpangan utama di Jakarta saat ini dialihkan secara manual oleh petugas di lapangan.