Hadapi Krisis Global, Prabowo Pastikan Pangan dan Energi Indonesia Aman

21 October 2026 17:41

Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa kondisi pangan dan energi nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali di tengah berbagai krisis serta tantangan global. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan mencapai swasembada pangan dan pengembangan energi terbarukan menjadi modal utama daya tahan bangsa.

"Di tengah kita lihat dunia penuh tantangan, kita masih bersyukur bahwa kita relatif dalam keadaan baik. Pangan kita terkendali, prestasi kita yang paling utama antara lain kita swasembada pangan dalam waktu cepat," ujar Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.

Presiden menekankan pentingnya kemandirian pangan mengingat komoditas tersebut dapat menjadi alat vital di masa krisis dunia. Beliau juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai rencana cadangan (contingency plan) untuk menghadapi potensi ancaman cuaca ekstrem, seperti El Nino dan La Nina.

"Pangan itu menentukan karena sekarang pangan bisa menjadi senjata dalam keadaan krisis. Kita punya uang pun mungkin kita tidak bisa beli beras dari negara lain. Kita bersyukur kita sudah swasembada pangan di musim yang sangat sulit," tegas Presiden.
 


Di sektor energi, Presiden Prabowo menggarisbawahi potensi besar sumber daya domestik, seperti batu bara, panas bumi (geothermal), serta bahan bakar nabati. Pemerintah terus mendorong peningkatan penggunaan biodiesel B50 dan memacu target pengembangan bioetanol hingga E50 secara bertahap agar Indonesia tidak lagi bergantung pada pasokan minyak luar negeri.

"Biodiesel kita nanti akan sangat membantu kita. Kita sudah mencapai B50 dan kita sekarang akan berjuang untuk etanol menjadi etanol E50. Pada saat kita E50 dan B50, kita insyaAllah tidak perlu impor BBM lagi dari luar," pungkas Presiden Prabowo.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X