19 April 2022 19:02
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana meminta para korban investasi bodong tidak terlalu berharap uang mereka bisa kembali. Sebab aset-aset yang diinvestasikan para korban telah disamarkan dalam berbagai bentuk seperti mobil mewah, kripto hingga rekening milik orang lain.