24 February 2021 17:46
Alat skrining covid-19 melalui keringat atau bau ketiak dikembangkan oleh Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Jawa Timur. Alat yang diberi nama I-Nose C-19 itu diklaim memiliki tingkat akurasi mencapai 91 persen.