21 July 2020 17:47
Pemkot Pariaman Sumatera Barat terpaksa menghentikan aktivitas belajar mengajar secara tatap muka di sekolah hingga 2 minggu kedepan. Hal ini diakibatkan karena adanya kasus satu orang guru dan operator sekolah yang terkonfirmasi positif covid-19.