8 December 2022 21:03
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, mengatakan gempa yang terjadi di Cianjur, Garut dan Sukabumi berbeda dan tidak ada hubungannya.
"Gempa Cianjur merupakan gempa yang disebabkan oleh aktivitas patahan di kerak dangkal, yang terjadi di Garut dan Sukabumi merupakan gempa yang bersumber di intraplate atau zona di lempeng Indo-Australia," ucap Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono.
Menurut Daryono gempa yang mengguncang Jawa bagian selatan akhir-akhir ini merupakan peristiwa yang biasa tidak. Hal ini tidak ada kaitannya dari pengaruh akhir tahun
"Dalam pantauan kami, yang terjadi ini sebenarnya masih dalam taraf wajar. Ini merupakan aktivitas kegempaan yang tidak ada kaitannya dengan pola-pola yang menyebut setiap akhir tahun ada peningkatan gempa," ucap Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono.