NEWSTICKER

Naikkan Suku Bunga Acuan, BI: Mengantisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM

2 September 2022 17:32

Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikan suku bunga acuan dari 3,5% menjadi 3,75%. Sedangkan deposit facility naik menjadi 3?n lending facility naik menjadi 4,5 persen.

"Ini langkah pre emptive dan forward looking untuk memitigasi risiko peningkatan inflasi inti dan ekspektasi inflasi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi dan harga pangan," jelas Gubernur BI Perry Warjiyo.

Alasan lain BI adalah kondisi perekonomian global ini beresiko tumbuh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Faktoir penyebabnya adalah stagflasi, ketegangan geopolitik dan respon kenaikan suku bunga di berbagai negara. 

"BI merespon kondisi global dengan menaikan suku bunga demi stabilitas pertumbuhan ekonomi," sambung Kepala Departemen Kebijakan Makro Ekonomi dan Moneter BI, Solikin M Juhro.
 
Selama semester pertama 2022, ekonomi nasional tumbuh baik. Indikasinya adalah keyakinan konsumen, pertumbuhan manufaktur dan ekspor yang stabil. Sejauh ini BI optimis moment pemulihan ekonimi dari dampak pandemi covid-19 dapat dijaga meski banyaknya tantangan yang datang dari eksternal.