NEWSTICKER

Istana Ogah Diseret Kisruh PPP

7 September 2022 21:05

Metrotvnews.com, Presiden Jokowi menegaskan tidak mau ikut campur tangan dalam persoalan yang terjadi di Partai Persatuan Pembangunan. Jokowi serahkan sepenuhnya penyelesaian konflik ke partai yang bersangkutan.

Presiden meminta semua pihak untuk tidak menarik Istana ke permasalahan tersebut. Jokowi kembali tegaskan untuk menyerahkan sepenuhnya permasalahan kisruh kepemimpinan tersebut diselesaikan di internal partai. Termasuk soal posisi Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, sebagai anggota wantimpres.

Ketua PPP, Suharso Monoarfa juga meminta untuk tidak membawa nama presiden maupun lembaga negara manapun dalam konflik yang tengah melanda PPP. Menurutnya Presiden tidak ikut campur tangan dalam hal semacam ini.

Suharso berpendapat bahwa konflik tersebut harus segera dihentikan jika mengingat pergelaran pemilu yang sudah tidak lama lagi. Suharso juga menegaskan dirinya masih menjadi Ketua Umum PPP. Sebab hasil keputusan Mukernas tidak sah mengingat menyalahi aturan AD/ART partai.

"Jangan bawa nama presiden, presiden tidak ikut campur dalam hal semacam ini." ujar Ketua PPP, Suharso Monoarfa.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani menganggap persoalan yang ada di internal PPP dapat diselesaikan dengan tabayyun dengan pertemuan Suharso dan Mardiono. Kedua tokoh diminta legowo untuk bertukar posisi jabatan di partai.

Sebelumnya kisrul di internal PPP kian memanas setelah menggelar Mukernas PPP di Serang, Banten, yang memutuskan untuk mencopot Suharso Monoarfa sebagai ketua umum. 

Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono mengajukan kepengurusan yang baru ke Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham. Langkah ini diambil untuk menyerahkan dokumen kepengurusan kepemimpinan baru PPP hasil Mukernas Serang.