19 December 2022 19:01
Ferdy Sambo mengaku skenario yang disusunnya soal kematian Brigadir J berantakan usai adanya bukti rekaman CCTV yang menampilkan Brigadir J masih hidup. Padahal, pada skenario awal, Sambo mengaki Brigadir J sudah tewas sebelum ia sampai di Duren Tiga.
Selain itu, Sambo membela diri dari tuduhan telah merusak CCTV di dalam rumah dinasnya yang berada di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Menurut Sambo, CCTV di rumah tersebut seharusnya sudah ditangani Yosua sejak Juni 2022, sementara diketahui Yosua tewas pada 8 Juli 2022.
Kesaksian tersebut diungkapkan Sambo ketika menjadi saksi untuk terdakwa Irfan Widyanto, Jumat (16/12/2022) lalu. Dalam sidang tersebut, Sambo menyebut CCTV di dalam rumahnya rusak, maka dirinya mengaku meminta anak buahnya di Dipropam Polri untuk memeriksa CCTV di luar rumah.