NEWSTICKER

PGE Tambah Kapasitas 55 MW untuk PLTP di Sumsel Guna Dukung Net Zero Emission

12 November 2022 13:08

Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan menambah pembangkit istrik berbasis panas bumi, berkapasitas 55 megawatt di Lumut Balai, Sumatra Selatan. Pembangunan ini turut mendukung visi pemerintah untuk mencapai net zero emission 2060. 

Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan menambah pembangkit listrik berbasis panas bumi berkapasitas 55 megawatt di Lumut Balai, Sumatra Selatan. Proyek senilai USD150 juta ini bekerja sama dengan Mitsubishi, Wijaya Karya dan Sepco Three.

"Melanjutkan komitemen mendukung net zero emision Indonesia, hari ini kami menandatangani EPCC dengan Mitsubishi, Wika untuk pembangunan pembangkit listrik panas bumi kapasitas 55 megawat di wilayah kerja Lumut Balai di Sumatera Selatan." ucap CEO Pertamina Geothermal Energi (PGE) Achmad Yuniarto.

Ketiganya telah menandatangani kesepakatan EPCC atau kesepakatan perancangan sistem, pembelian barang serta konstruksi pembangunan dalam event Indonesia net zero summit and B20 investment forum 11 November 2022. 
 
Pembangkit listrik geotermal ini ditargetkan siap beroperasi di 2024 dengan proses pembangunan selama dua tahun. Pembangungan pembangkit listrik tenaga geotermal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai net zero emission 2060. Searah dengan tujuan Pertamina Geothermal Energy menjadi perusahaan energi hijau kelas dunia, dengan kapasitas pembangkit geothermal terbesar di dunia.
 
"Pembangkitan tenaga listrik dari panas bumi akan disalurkan ke grid PLN di Indonesia, dinikmati semua masyarakat termasuk Pertamina. Konsep pencapaian net zero, PEG ada di sub holding NRE, bangun bisnis baru bisnis hijau berbasis renewable energy (RE) dan kendaraan listrik. " 

Pertamina Geothermal Energy berkomitmen terus menambah kapasitas pembangkit listrik geothermalnya, diantaranya penambahan kapasitas 600 megawatt dalam lima tahun mendatang.