NEWSTICKER

Tarif Ojek Online Naik, Pengemudi & Penumpang Panik

12 September 2022 22:46

Kenaikan tarif dasar ojek online sebesar 13% ternyata disambut negatif pengemudi ojek online. Mereka malah cemas pelanggan berkurang sebab beralih ke moda transportasi lain atau kendaraan pribadi. 

Di sisi lain, pengemudi ojek online sepakat bahwa tarif harus disesuaikan dengan kenaikan harga Pertalite. Masalahnya potongan 20% untuk setiap transaksi yang dikenakan aplikator, membuat kenaikan tarif 13% tidak ada pengaruhnya bagi pendapatan bahkan membuat pelanggan berkurang.

"Dibilang setuju ya mau bagaimana lagi? Keadaannya seperti ini. Kita dukung pemerintah tetapi untuk rakyat seperti kita ini tolonglah diperhatikan." ujar Budi, salah satu pengemudi ojol di Jakarta. 

Di sisi pengguna rutin ojek online, kenaikan tarif 13?alah tambahan beban pos belanja rumah tangga. Pada saat bersamaan seluruh harga barang-barang kebutuhan naik namun tidak demikian dengan gaji atau pendapatan. 

"Saya sehari habis (untuk ojek online) bisa Rp60 ribu. Kalau bisa diturunin (tarifnya) kasihan rakyat kecil yang makin kecil pendapatannya sebab  gaji tidak naik." ujar pengguna jasa layanan ojol.