Teka-teki Pembunuhan ASN di Semarang

14 October 2022 09:58

Kasus pembunuhan ASN Bapenda Kota Semarang, Paulus Iwan Boedi hingga kini belum menemui titik terang. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut, ada anggotanya yang diperiksa kasus pembunuhan ASN Semarang Paulus Iwan Budi yang jasadnya ditemukan hangus terbakar. Jenderal Andika mengatakan pemeriksaan ketiganya dilakukan dua hari setelah jasad Iwan ditemukan.

"Kita sedang melakukan proses hukum. Memang tidak semudah itu karena ada saja denial atau jawaban-jawaban yang kemudian membuat seolah tidak terlibat. Tapi, kamu tidak begitu saja menyerah karena kami yakin Polda juga punya bukti-bukti awal yang cukup. Pokoknya kami terus mengawal samai dengan sekarang," ujar Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Belakangan hasil penyelidikan tim polisi militer Kodam atau Pomdam IV Diponegoro soal keterlibatan TNI atas kasus pembunuhan ASN di Semarang belum menunjukkan bukti permulaan yang cukup kuat. Menurut Pomdam, hanya dua TNI yang diperiksa, bukan tiga. Hingga kini Pomdam 4 Diponegoro telah memeriksa 26 saksi dalam kasus ini.

Sementara itu, Kapolda Jateng irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, penyidik masih mengusut kasus pembunuhan sadis ASN Semarang Paulus Iwan Budi. Persoalan pemeriksaan anggota TNI, Luthfi menyebut masih didalami. 

Sebelumnya, jasad Paulus Iwan Budi ditemukan di Pantai Marina Semarang pada 8 September 2022. Saat ditemukan, jasad korban ditemukan tanpa kepala. Iwan sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga sejak 24 Agustus 2022, sebelum diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi. 

Hingga kini, Polrestabes Semarang dan Polda JAwa Tengah msasih menyelidiki kasus dugaan korupsi tersebut dan mendalami motif lain pembunuhan Iwan Budi.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X