Pertama Sejak PD II, Jepang Tingkatkan Anggaran Pertahanan

9 August 2022 13:05

Aksi militer Tiongkok berlatih di perairan perbatasan, dinilai Jepang sebagai ancaman terhadap kedaulatan wilayahnya. Sebagai langkah antisipasi, Jepang berencana menambah nilai anggaran pertahanan yang sejak berakhirnya Perang Dunia (PD) II adalah isu 'tabu'.

Rencana tersebut diungkap dalam peringatan jatuhnya bom atom Amerika Serikat (AS) di Hiroshima dan Nagasaki yang membuat Jepang mundur dari PD II. Sejak tragedi kemanusiaan yang menewaskan 200 ribu warganya, Jepang menegaskan komitmennya terhadap upaya membangun dan memelihara perdamaian dunia. 

Menurut pengamat politik dari Mekai University, Tetsuo Kotani, rencana pemerintah menambah anggaran pertahanan disambut baik oleh warga. Menurutnya perubahan drastis pandangan warga atas isu anggaran pertahanan terjadi sejak invasi Rusia ke Ukraina dan dikuatkan ketegangan antara Tiongkok dengan Taiwan yang didukung AS.

"Persepsi umum rakyat Jepang terhadap keamanan nasional berubah drastis. Mereka khawatir agresi Tiongkok dan jejak pendapat menunjukkan makin banyak dukungan mengubah konstitusi untuk naikkan anggaran pertahanan," papar Kotani 

Peringatan ke-77 tahun jatuhnya bom atom dipusatkan di Hiroshima pada 6 Agustus 2022 dan dihadiri Sekjen PBB Antonio Guterres. Lokasi peringatan akan menjadi salah satu venue KTT G7 pada 2023. 

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X