9 March 2026 00:36
Operasi pencarian dan evakuasi terhadap korban longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, masih terus berlanjut hingga Minggu malam, 8 Maret 2026. Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan satu orang korban dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material sampah yang cukup tebal.
Korban yang ditemukan diketahui bernama Irwan Supriadi, seorang pengemudi truk asal Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara. Jenazah Irwan ditemukan oleh petugas di kedalaman hampir tiga meter dari permukaan timbunan sampah. Penemuan ini bermula saat alat berat ekskavator yang dikerahkan untuk melakukan pengerukan menyentuh bagian kepala truk yang ringsek tertimbun material sampah.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, yang memantau langsung proses evakuasi di lokasi, mengonfirmasi jumlah korban dalam kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian dan tim penyelamat bekerja ekstra hati-hati mengingat medan yang cukup berat dan labil.
"Total korban saat ini berjumlah empat orang. Hingga malam ini, tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian untuk memastikan seluruh korban dapat dievakuasi," ujar Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.
Kombes Pol Kusumo menambahkan bahwa penemuan jenazah Irwan Supriadi didapatkan setelah proses pengerukan yang cukup dalam menggunakan alat berat. Setelah jasad korban berhasil diangkat dari balik gunungan sampah, petugas segera melarikan jenazah menuju RSUD Kota Bekasi untuk proses penanganan lebih lanjut.
Mengenai kelanjutan operasi SAR di malam hari, Kapolres menegaskan bahwa pencarian akan tetap dilakukan dengan sangat memperhatikan kondisi cuaca dan stabilitas gunungan sampah di area TPST Bantar Gebang. Pihak kepolisian tidak ingin mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan tim penyelamat.
Area di sekitar lokasi longsor telah dipasang garis polisi guna membatasi akses masyarakat dan memberikan ruang bagi alat berat untuk terus bekerja menyisir sisa tumpukan sampah di titik-titik yang dicurigai terdapat korban lain.