19 September 2026 19:31
Pangkalpinang: Petugas gabungan terpaksa memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara manual menggunakan ranting pohon di Kelurahan Temberan, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Petugas terpaksa mengambil langkah itu karena mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik api yang berada di dalam hutan.
Komandan Tim Regu 2 BPBD Babel Iwan mengatakan akses menuju lokasi kebakaran tidak memungkinkan kendaraan masuk sehingga petugas harus menggunakan cara manual.
“Untuk lokasi untuk pemadam menggunakan mobil atau unit nggak bisa. Jadi kita memadamkan secara manual. Dikarenakan lokasi titik apinya berada di kedalaman hutan dan area untuk masuk mobil kendaraan tidak bisa. Jadi kita menggunakan manual. Karena di sebelah sini kan ada bandara, kalau di perumahan ini ada bandara. Jadi mobil nggak bisa masuk,” ujarnya dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu 19 September 2026.
Kebakaran tersebut melanda sekitar 20 hektare lahan. Sebanyak empat armada pemadam sebenarnya telah dikerahkan BPBD Bangka Belitung bersama dinas pemadam kebakaran setempat, tetapi terhalang akses jalan yang sempit dan terjal.
Setelah berjibaku selama hampir enam jam menggunakan peralatan seadanya, tim gabungan akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api. Kondisi kemarau panjang yang menyebabkan semak dan dedaunan mengering dinilai menjadi pemicu utama cepatnya api meluas di kawasan tersebut.