Kelebihan Protein Bisa Berbahaya, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh-Tips Kesehatan

5 August 2026 09:15

Jakarta: Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga massa otot, memperkuat tulang, memproduksi hormon dan enzim, serta memperbaiki jaringan yang rusak. Namun, bukan berarti semakin banyak protein yang dikonsumsi akan semakin baik bagi kesehatan.

Jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, protein justru dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Karena itu, penting untuk menyesuaikan asupan protein dengan kebutuhan tubuh.
 

 

Dampak Kelebihan Protein bagi Kesehatan Tubuh

Berikut sejumlah dampak kelebihan protein bagi kesehatan, dikutip dari laman resmi AloDokter.

1. Meningkatkan Risiko Berat Badan Naik

Pola makan tinggi protein memang dapat membantu menurunkan berat badan dalam jangka pendek. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, kelebihan protein akan disimpan tubuh sebagai lemak. Risiko ini semakin besar apabila sumber protein juga tinggi lemak, seperti daging merah berlemak.

2. Meningkatkan Beban Kerja Ginjal

Protein yang dicerna tubuh akan diubah menjadi asam amino. Sisa proses metabolisme tersebut menghasilkan urea yang harus disaring dan dikeluarkan melalui urine oleh ginjal. Akibatnya, konsumsi protein berlebihan dapat membuat ginjal bekerja lebih keras, terutama pada orang yang sudah memiliki gangguan ginjal.

3. Memicu Kehilangan Kalsium

Asupan protein yang terlalu tinggi dapat meningkatkan pengeluaran kalsium melalui urine. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berpotensi menurunkan kepadatan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis.

4. Menyebabkan Penumpukan Keton

Konsumsi protein berlebihan, terutama yang disertai pembatasan karbohidrat, dapat memicu kondisi ketosis. Saat kondisi ini terjadi, zat keton akan menumpuk di dalam tubuh sehingga menyebabkan bau mulut. Dalam kondisi tertentu, penumpukan keton juga dapat memberikan beban tambahan pada ginjal.

5. Meningkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Sumber protein hewani seperti jeroan, daging merah, dan daging berlemak umumnya mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, makanan tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Mengonsumsi protein tetap penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, jumlahnya perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang berdasarkan usia, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan. Dengan pola makan yang seimbang, manfaat protein dapat diperoleh tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi yang berlebihan.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Odetta Aisha Amrullah)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X