Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Karhutla Kalbar, BNPB Laporkan 198 Hotspot

22 August 2026 15:57

Kubu Raya: Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat terbatas (ratas) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setibanya di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu, 22 Agustus 2026. Dalam rapat tersebut, BNPB memaparkan kondisi terkini titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat.

Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen Purnawirawan Asrianus Bulo melaporkan, berdasarkan pemantauan satelit selama 24 jam terakhir terdapat 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi.

“Selama 24 jam berdasarkan satelit terdeteksi ada 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Ini artinya dengan tingkat kepercayaan tinggi ada titik api dan asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Bulo dalam tayangan Breaking News Metro TV, Sabtu 22 Agustus 2026.

Selain 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi, BNPB mencatat 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah dan 406 hotspot dengan tingkat kepercayaan rendah.

Hotspot tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Di bagian selatan, titik panas didominasi Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara. Sementara di wilayah timur terdapat Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas.

Dalam ratas, Prabowo meminta laporan langsung mengenai situasi Karhutla di lapangan.

“Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata. Nah sekarang saya minta siapa yang bisa kasih saya presentasi tentang situasi,” kata Prabowo.

BNPB juga menyampaikan perkiraan potensi hujan dengan intensitas ringan di Kalimantan Barat pada 21 hingga 27 Agustus, terutama di wilayah timur.

Pemerintah sebelumnya telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 11 hingga 18 Agustus. Operasi tersebut sempat dihentikan karena tidak terdapat potensi awan yang dapat dimanfaatkan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X