Calon Jemaah Haji Asal Pasuruan Tandai Koper dengan Boneka hingga Pita Warna-Warni

22 April 2026 14:27

Ratusan calon jemaah haji asal Kota Pasuruan, Jawa Timur yang tergabung dalam kloter sepuluh memasang tanda khusus yang unik pada koper mereka. Mulai dari boneka, kemudian ada mainan anak-anak, sampai pita warna-warni dipasang untuk mengantisipasi tertukarnya koper dengan jemaah lain.

“Ya, jadi dari masing-masing rombongan bus ada tanda warna yang sudah ditetapkan. Kalau yang bus satu merah, bus dua kuning dan seterusnya. Kemudian ada lagi tambahan dari jemaah sendiri dengan nama yang dipasang seperti ini.“ kata PLT Kepala Kemenag Kota Pasuruan, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 22 April 2026.

Sebanyak 273 calon jemaah haji asal Kota Pasuruan, Jawa Timur yang tergabung dalam kloter sepuluh punya cara tersendiri untuk mengenali barang bawaan mereka. Para jemaah memasang tanda khusus yang unik pada koper haji, mulai dari boneka, mainan anak-anak, gembok hingga pita berwarna. Hal ini dilakukan agar koper mereka tidak tertukar dengan milik jemaah lain saat berada di Tanah Suci nantinya.

“Tambahan dari jemaah ya untuk mudah dikenali tasnya biar tidak terlalu sulit.” ucapnya.
 

Baca juga: 393 Calon Haji Kloter Pertama Embarkasi Lombok Tiba di Makkah


Selain tanda unik, ratusan koper ini juga tetap dilengkapi dengan identitas resmi berupa kartu pengenal dan foto calon jemaah. Ratusan koper yang sudah terkumpul ini akan segera dikirimkan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Rabu, 22 April pagi. Sementara calon jemaah haji baru akan diberangkatkan menuju asrama haji pada Kamis sore, 23 April 2026.

“Kemudian ada lagi tanda pengenal ID card yang sudah dibuatkan oleh embarkasi dan ada tambahan dari jemaah.” tambahnya.

Menurut PLT Kepala Kementerian Agama Kota Pasuruan, Ahmad Marzuqi, rombongan kloter sepuluh Kota Pasuruan ini nantinya akan bergabung dengan jemaah dari daerah lain, yakni tambahan 60 jemaah dari Kabupaten Pasuruan serta 43 jemaah dari Kota Malang.

Pihak Kementerian Agama juga terus menghimbau agar jemaah membawa bekal sesuai ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan barang bawaan yang melebihi kapasitas atau barang yang dilarang, maka petugas akan melakukan penyitaan demi keamanan penerbangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)