Kisah Haru Napisah Beribadah Haji di Atas Kursi Roda

4 June 2026 22:00

Di balik kepulangan 391 jemaah haji kloter pertama debarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, terselip kisah haru dari sosok Napisah Sinauleng. Jemaah asal Kabupaten Soppeng ini menempuh perjalanan spiritual di Tanah Suci dengan kondisi fisik yang terbatas, mengharuskannya menggunakan kursi roda sepanjang pelaksanaan ibadah haji.

Ia menggunakan kursi roda setelah menjalani operasi besar pada kaki yang mengharuskan pemasangan pen logam. Namun, keterbatasan itu sama sekali tidak menyurutkan semangatnya untuk memenuhi panggilan Allah ke Baitullah.

Selama berada di Tanah Suci, Napisah didampingi oleh suami dan saudara iparnya. Tantangan fisik membuatnya harus mengambil keputusan bijak dalam beribadah, ia lebih banyak menghabiskan waktu salat lima waktu di hotel karena keterbatasan akses jalan. Meski demikian, ia tetap berhasil melaksanakan rukun tawaf dengan bantuan fasilitas kereta di Masjidil Haram.


"Bagus saja pengalaman di sana," ungkapnya dalam tayangan Newsline Metro TV, Kamis 4 Juni 2026. 

Walau tidak sempat mencium Hajar Aswad, Ibu Napisah merasa perjalanan spiritualnya sudah sangat lengkap dan berkesan.

Kebahagiaannya pun makin lengkap saat tiba kembali di tanah air dalam keadaan sehat. Sebagai bentuk syukur, ia telah menyiapkan berbagai buah tangan yang dibelinya langsung di Tanah Suci

"Oleh-oleh kita beli di sana, eh ada dompet, eh lipstik," ucapnya. 

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)