26 August 2026 18:56
Ende: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende mencatat lebih dari dari 7.400 kepala keluarga (KK) terdampak gempa Flores. Pemerintah daerah kini memperkuat verifikasi data agar bantuan pascagempa tepat sasaran.
Kepala BPBD Ende Marsel Meta mengatakan, masih ada sekitar 200 data warga yang perlu disinkronkan dengan data kependudukan. Langkah ini dilakukan karena penyaluran bantuan menggunakan sistem berbasis nama dan alamat.
“Dari data yang masuk, tinggal 200-an lagi data yang perlu kami sinkronkan dengan data kependudukan, karena bantuan ini harus berdasarkan by name by address dengan data kependudukan yang valid,” ujar Marsel dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Rabu 26 Agustus 2026.
Marsel meminta aparat desa melengkapi data warga dengan identitas, foto, serta dokumentasi kondisi rumah dari berbagai sudut. Data tersebut kemudian diverifikasi bersama BNPB untuk memastikan bantuan berikutnya sesuai kondisi di lapangan. Verifikasi dilakukan karena tingkat kerusakan rumah menjadi salah satu dasar penentuan penerima bantuan.
Hingga kini, BPBD Ende telah menyalurkan sekitar 9.600 paket sembako, ratusan tenda keluarga, serta hampir 30 tenda pengungsi.