.,
25 February 2026 17:05
Banjir masih merendam permukiman warga di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Namun, ketinggian air kini mulai surut dibandingkan hari sebelumnya.
Karawang kembali mengalami banjir untuk keempat kalinya sejak Januari 2026. Hal ini disebabkan oleh curah hujan tinggi sejak awal tahun dan buruknya sistem penampungan air di wilayah tersebut.
Desa Karanglinggar, Kecamatan Teluk Jambe Barat menjadi salah satu titik terparah, air masih menggenang hingga setinggi 50 sentimeter. Warga pun masih mengungsi di posko-posko yang telah disediakan.
Sementara itu, area persawahan di desa tersebut masih terendam hingga 2 meter. Menurut keterangan warga, ketinggian air di dalam rumah bahkan mencapai 1,5 meter pada Jumat, 20 Februari 2026.
Selain curah hujan, bentuk kontur jalan yang menurun dan cekung membuat air mudah masuk. Kondisi ini menyebabkan banjir membutuhkan waktu lebih lama untuk benar-benar surut. Hingga kini, warga masih berharap bantuan tambahan dari pemerintah daerah, khususnya untuk memperbaiki sistem penampungan air.