Guruh Soekarnoputra Wafat, Addie MS Kenang Sosok yang Dikaguminya

26 September 2026 12:17

Jakarta: Musisi Addie MS mengenang Guruh Soekarnoputra sebagai sosok seniman yang dikaguminya sejak pertama kali terlibat dalam Pagelaran Karya Cipta Guruh Soekarnoputra. Addie menilai Guruh bukan hanya memiliki musikalitas, tetapi juga kuat dalam membawa semangat dan identitas budaya Indonesia.

“Guruh itu bukan hanya saya kagumi karena musikalitasnya, tapi juga karena jiwa Indonesianya. Batik, kemudian adab Indonesia, etika Indonesia, itu selalu dia dorong,” kata Addie dalam tayangan Breaking News Metro TV, Sabtu 26 September 2026.

Menurut Addie, Guruh memiliki perhatian besar terhadap identitas budaya Indonesia. Hal itu terlihat dari karya dan cara Guruh memperkenalkan unsur-unsur Indonesia, mulai dari musik hingga busana dan nilai budaya.

Addie juga mengenang bagaimana Guruh memberikan kepercayaan kepadanya ketika masih duduk di kelas 3 SMA. Kepercayaan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang membekas bagi Addie dalam perjalanan berkesenian.

“Saya terkesan sekali pada bagaimana Mas Guruh mempercayai saya padahal saya waktu itu masih kelas 3 SMA gitu ya. Tapi akhirnya waktu berlanjut ke sini,” ujar Addie.

Istri Addie MS, Memes, yang juga pernah menjadi bagian dari Swara Mahardhika, turut mengenang sosok Guruh sebagai figur yang banyak memberikan pembelajaran seni dan budaya. Memes bergabung dengan Swara Mahardhika pada 1980 dan mengikuti berbagai kegiatan serta pagelaran karya Guruh.

Memes mengatakan banyak hal yang dipelajarinya selama bergabung dengan Swara Mahardhika, mulai dari tari, kebudayaan, organisasi, disiplin, hingga tata busana.

“Waktu itu kita latihan pakai kebaya. Kita belajar banyak dari Mas Guruh, bukan hanya soal tari dan seni, tapi juga budaya, organisasi, disiplin, kebaya, makeup, sampai rambut,” ujar Memes.

Memes juga mengenang keterlibatannya dalam sejumlah Pagelaran Karya Cipta Guruh Soekarnoputra. Ia sempat tampil dalam Pagelaran Karya Cipta II dan III ketika masih duduk di bangku SMP hingga SMA.

Bagi Addie, semangat Guruh untuk mempertahankan identitas Indonesia terus terlihat hingga akhir kiprahnya. Ia menilai Guruh konsisten mengajak generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya Indonesia.

“Dia selalu mendorong kita untuk tetap menjadi orang Indonesia, mencintai budaya Indonesia, dan menjaga identitas Indonesia sampai akhir,” tutur Addie.

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di RS MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, dalam usia 73 tahun. Guruh rencananya dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, setelah salat zuhur.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X