Sinkhole di Aceh Makin Mengancam Permukiman Warga-Kabar Daerah

Deny Irwanto • 2 February 2026 17:43

Jakarta: Sebuah lubang besar muncul di wilayah Aceh Tengah dan terus mengalami pelebaran. Fenomena ini berdampak signifikan terhadap aktivitas warga, menyebabkan akses jalan terputus, serta mengancam jaringan listrik di sekitarnya.

Lubang raksasa tersebut berada di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Berdasarkan kajian awal, fenomena ini diduga merupakan sinkhole atau lubang runtuhan alami yang berkaitan erat dengan kondisi geologi wilayah setempat.

Ahli Geologi dari Universitas Syiah Kuala menjelaskan bahwa kawasan Aceh Tengah tersusun atas beberapa formasi batuan, salah satunya batu gamping (limestone) yang bersifat mudah larut oleh air hujan. Proses pelarutan yang berlangsung dalam waktu lama membentuk rongga di bawah permukaan tanah.
 



Seiring waktu, rongga tersebut dapat membesar. Ketika mendapat tekanan tambahan, baik dari aliran air maupun getaran, lapisan tanah di atasnya berpotensi runtuh. Kondisi inilah yang menyebabkan terbentuknya lubang besar dan longsoran yang terus meluas.

Dampak dari peristiwa ini tergolong serius. Badan jalan di sekitar lokasi dilaporkan terputus, longsoran tanah semakin mendekati permukiman warga, serta sebuah menara listrik tegangan tinggi berada dalam kondisi terancam. Untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar, PT PLN melakukan pemindahan jalur transmisi dan menerapkan pemadaman listrik sementara di wilayah Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.

Pemerintah daerah menyebutkan bahwa pergerakan tanah di kawasan tersebut sebenarnya telah terdeteksi sejak 2013. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, intensitas pergerakan tanah dilaporkan meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, pemerintah menilai diperlukan kajian geologi lanjutan serta pembatasan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi guna meminimalkan risiko keselamatan.

Fenomena ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di wilayah rawan bencana geologi, khususnya di daerah dengan karakteristik batuan yang rentan terhadap pelarutan alami.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)