25 June 2026 23:12
Jutaan warga Iran memperingati Asyura dengan mengikuti pawai berkabung di berbagai kota, termasuk Kota Qom, di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Iran dengan Amerika Serikat-Israel. Peringatan ini menjadi simbol keteguhan masyarakat Iran dalam mengenang perjuangan Imam Husein sekaligus menegaskan semangat melawan ketidakadilan.
Pawai Asyura digelar serentak di berbagai wilayah Iran. Jalan-jalan dipenuhi warga berpakaian hitam yang mengikuti prosesi duka sejak pagi hari. Mereka mengikuti pembacaan syair, mars duka, doa bersama, serta aksi pemukulan dada secara simbolik untuk mengenang tragedi Karbala yang terjadi pada tahun 61 Hijriah.
Suasana peringatan berlangsung khidmat dan penuh keyakinan meski situasi politik di kawasan masih belum sepenuhnya stabil.
"Yang saya lihat di sini bukan suasana takut, bukan suasana tertekan. Justru yang terasa adalah keteguhan. Padahal kita tahu situasi politik hari ini belum tenang. Ketegangan antara Iran dan Amerika belum benar-benar mereda," kata Kontributor Metro TV di Iran, Ismail Amin, dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Kamis 25 Juni 2026.
Menurutnya, masyarakat tetap memadati jalan-jalan untuk memperingati Asyura meskipun masih dibayangi berbagai ancaman dan ketidakpastian geopolitik.