Manchester United Peringati 68 Tahun Tragedi Munich di Old Trafford-Dunia Olahraga

9 February 2026 11:44

Jakarta: Dunia sepak bola kembali mengenang salah satu momen paling kelam dalam sejarahnya. Tepat pada Jumat, 6 Februari 2026, suasana haru menyelimuti Stadion Old Trafford saat ribuan pendukung dan tokoh klub berkumpul untuk memperingati 68 tahun Tragedi Udara Munich.

Kronologi Kelam 6 Februari 1958

Dilansir dari laman resmi klub, Manutd, peristiwa memilukan ini bermula ketika pesawat British European Airways (BEA) penerbangan 609 yang membawa skuat legendaris "Busby Babes" melakukan transit di Munich, Jerman Barat. Setelah dua upaya lepas landas gagal akibat cuaca ekstrem, upaya ketiga justru berakhir fatal. Landasan pacu yang tertutup lumpur salju menyebabkan pesawat kehilangan kecepatan, oleng keluar landasan, hingga menabrak gudang bahan bakar dan meledak.
 

Tragedi tersebut merenggut 23 nyawa, termasuk delapan pemain bintang seperti Roger Byrne dan talenta emas Duncan Edwards. Selain pemain, korban juga meliputi staf klub, pendukung, hingga jurnalis yang baru saja pulang mengawal kemenangan United melawan Red Star Belgrade di ajang Piala Eropa (Liga Champions UEFA).

Peringatan di Bawah Munich Clock

Dalam peringatan tahun ini, Kapten tim Bruno Fernandes hadir bersama Michael Carrick untuk memimpin prosesi doa bersama di bawah Munich Clock. Momen yang sangat menyentuh terjadi saat pembacaan daftar nama korban dilakukan oleh para pemain akademi tim pemain di bawah usia 13 tahun (U-13) bersama perwakilan dari Manchester United Foundation (MUF).

Penempatan karangan bunga oleh pejabat senior klub menjadi simbol bahwa memori para korban akan tetap hidup selamanya di hati setiap penggemar. Kehadiran generasi muda akademi dalam prosesi ini menegaskan bahwa sejarah "Busby Babes" akan terus diwariskan kepada setiap pemain yang mengenakan seragam Setan Merah di masa depan.

Bangkit dari Kehancuran

Meskipun kehilangan sebagian besar pemain intinya, Manchester United di bawah asuhan Sir Matt Busby yang selamat dan asistennya Jimmy Murphy, menolak menyerah. Klub ini berhasil bangkit dari puing-puing kehancuran hingga sukses merengkuh gelar juara Piala Eropa pada 1968, sepuluh tahun setelah tragedi tersebut terjadi.
 

Peringatan 68 tahun ini kembali mempertegas semangat "Keep the Red Flag Flying High" yang terus dijaga oleh generasi masa kini. Sejarah kelam Munich telah menjadi fondasi kekuatan mental bagi klub berjuluk Setan Merah tersebut untuk tetap berdiri tegak sebagai salah satu institusi sepak bola terbesar di dunia.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Muhammad Fauzan)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)