Sejumlah Daerah Sambut Pergantian Tahun dengan Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatra

1 January 2026 08:31

Malam pergantian tahun 2026 digelar secara sederhana sesuai kebijakan Kapolri, yang melarang adanya pesta kembang api di malam pergantian tahun. Di sejumlah daerah juga perayaan tahun baru digelar dengan doa bersama sebagai bentuk dukungan dan keprihatinan atas duka bencana yang terjadi di Pulau Sumatra. 

Meski di tengah guyuran hujan di detik-detik pergantian tahun 2026, pengunjung tempat wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mengikuti doa bersama lintas agama untuk para korban bencana alam yang melanda di sejumlah wilayah di Indonesia. 

Doa bersama dipimpin perwakilan dari enam agama, dan dihadiri oleh ribuan pengunjung yang hadir sambil menyalakan lilin sebagai simbol empati dan doa bagi korban bencana alam. 
 

Baca juga: Ancol Donasikan 10% Pendapatan Malam Tahun Baru Untuk Korban Bencana


Selain doa bersama, pihak penyelenggara juga menggalang donasi untuk membantu para korban bencana.

Doa bersama juga digelar saat pergantian tahun di Kota Surakarta, pada Rabu malam. Masyarakat dan wisatawan dari luar daerah memadati kawasan Car Free Night di sepanjang Jalan Slamet Riyadi.

Meski tanpa pesta kembang api, mereka tetap antusias merayakan malam pergantian tahun dengan menyalakan lilin serta lampu kilat dari telepon genggam masing-masing.

Aksi ini dilakukan untuk menunjukkan rasa empati yang mendalam untuk saudara yang tertimpa musibah, khususnya di Pulau Sumatra.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)