.,

Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Berharap Huntara Segera Dibangun

31 December 2025 18:45

Menjelang malam pergantian tahun, sejumlah warga di Kabupaten Aceh Tamiang masih harus berjuang menjalani hidup di tengah keterbatasan. Situasi tahun ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan pergantian tahun sebelumnya. Alih-alih merayakan malam tahun baru, warga justru fokus bertahan hidup dari hari ke hari. 

Di Dusun Al-Ihsan, Kota Lintang Bawah, tenda-tenda pengungsian masih berdiri. Dusun tersebut adalah salah satu wilayah dengan kerusakan paling parah karena letaknya berbatasan langsung dengan Sungai Tamiang. Saat banjir bandang datang, ketinggian air dilaporkan mencapai hampir delapan meter hingga mendekati jembatan utama di kawasan tersebut.

Sampai sore jelang pergantian tahun, sejumlah warga masih tinggal di tenda-tenda darurat, bahkan sebagian di antaranya adalah tenda mandiri yang dibangun sendiri karena terbatasnya bantuan. Warga tampak membersihkan sisa-sisa lumpur dan merawat tenda.
 

Baca juga: Kemendagri Sarankan Bupati Aceh Utara Bikin Daftar Penerima Bantuan Bencana

Salah satu warga, Rukiyah, sudah hampir satu bulan tinggal di tenda mandiri bersama keluarga besarnya. Rumahnya yang berada dekat area kuburan rusak berat diterjang banjir. “Rusak semuanya, rusak berat,” ujar Rukiyah.

Kondisi kesehatan perempuan paruh baya tersebut juga memburuk akibat rematik yang dideritanya, meski ia mengaku beberapa kali menerima bantuan obat dari para relawan yang datang ke lokasi. 
Rukiyah berharap pemerintah dapat membantu menyediakan hunian layak.

Banyak rumah yang rusak parah hingga hilang tersapu banjir, membuat hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) menjadi kebutuhan paling mendesak. Hingga kini, warga Aceh Tamiang masih menanti realisasi program hunian dari pemerintah sebagai langkah awal pemulihan setelah bencana besar yang melanda wilayah tersebut.


(Nada Nisrina)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)