Imam Inggris Anti-LGBT Tinggalkan Australia

15 June 2016 23:57

Seorang Imam warga Inggris meninggalkan Australia setelah komentarnya tiga tahun lalu yang menyebut bahwa pelaku LGBT harus dihukum mati mencuat ke publik. Imam tersebut membantah jika komentarnya menginspirasi penembakan massal di Orlando, Rabu (15/6/2016). 
\r\n



Close Ads X
Close Ads X