The Papandayan Jazz Festival 2026 Berakhir Meriah

5 October 2026 09:40

Antusiasme penikmat musik mewarnai hari terakhir penyelenggaraan The Papandayan Jazz Festival (TPJF) 2026 di Kota Bandung. Semarak penutupan festival ini disuguhkan melalui deretan penampilan apik dari sejumlah musisi kenamaan Tanah Air yang berhasil menghidupkan suasana di The Papandayan Hotel Bandung.

Keseruan hari terakhir dibuka oleh penampilan gitaris Andre Dinuth di panggung HB Grill Garden. Permainan musik khasnya sukses memanjakan telinga dan menarik perhatian para penonton sejak awal acara.

Puncak kemeriahan semakin terasa saat panggung menyajikan konsep kolaborasi spesial bertajuk 'A Night of Frank Sinatra'. Pertunjukan yang digagas oleh musisi senior Dwiki Dharmawan ini menggandeng penyanyi Dira Sugandi, Dirly Dave, serta iringan megah dari Bandung Jazz Orchestra.
 



Bagi Dirly, penampilannya kali ini terasa sangat istimewa karena menjadi pengalaman perdananya bernyanyi di ajang festival jazz bergengsi.

"Lagu-lagunya memang sudah tidak asing, tapi ini new experience karena jarang saya bawakan. Saya excited banget karena dibalut dengan musik luar biasa keren yang dibuat oleh Om Dwiki Dharmawan dan Bandung Jazz Orchestra. Malam ini sangat spesial," ungkap Dirly dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin 5 Oktober 2026.

Senada dengan Dirly, Dira Sugandi menilai panggung TPJF 2026 menjadi ruang ideal bagi musisi untuk mengeksplorasi karya-karya legendaris dengan kemasan yang segar. Ia menyoroti daya tarik magis dari karya-karya Frank Sinatra yang tak lekang oleh waktu.

"Karya-karya Frank Sinatra itu sangat timeless. Walaupun didengarkan sekarang di tahun 2026, dan Frank Sinatra-nya sudah tidak ada, karyanya tetap bisa kita nikmati bersama," jelas Dira.

Penampilan mahal dari deretan musisi tersebut sukses memukau penonton yang larut bernyanyi bersama menikmati malam di Kota Kembang. Kemeriahan festival kemudian ditutup dengan sempurna oleh aksi panggung Freedom Jazz Society yang menggetarkan area HB Grill Garden.

Rangkaian The Papandayan Jazz Festival 2026 yang digelar selama dua hari ini terbukti tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sukses menjadi ruang pertemuan produktif antara musisi dan penikmat musik melalui ragam kolaborasi lintas genre.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X