1 September 2026 10:55
Bulukumba: Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi melanda perairan Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kondisi tersebut membuat Syahbandar Pelabuhan Lappe’e Bulukumba melarang kapal motor berlayar untuk sementara waktu.
Berdasarkan rilis BMKG, gelombang di perairan Bulukumba, Kepulauan Selayar hingga perairan Nusa Tenggara Timur mencapai 2,5 meter. Kecepatan angin juga mencapai 60 knot.
Larangan berlayar berlaku bagi kapal layar motor yang mengangkut logistik menuju Pulau Selayar. Kapal feri rute Pelabuhan Bira menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, juga tidak diizinkan beroperasi.
Syahbandar Pelabuhan Lappe’e Bulukumba Sjech Idrus mengatakan kondisi gelombang dan angin tersebut berbahaya bagi kapal dengan ukuran kecil.
"Untuk ketinggian gelombang 2,5 meter dengan kecepatan angin itu sampai 35 knot, kapal KLM sangat berbahaya sekali untuk melakukan pelayaran," kata Sjech dalam tayangan Headline News Metro TV, Selasa 1 September 2026.
Dalam tiga pekan terakhir, tercatat tiga kasus kecelakaan laut di perairan Selayar yang diduga dipicu cuaca buruk. Sebanyak empat nelayan ditemukan selamat, sementara satu nelayan lainnya masih dalam pencarian.
Syahbandar mengimbau masyarakat dan operator kapal mengutamakan keselamatan dengan tidak memaksakan pelayaran selama kondisi cuaca masih membahayakan.