12 May 2026 15:27
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi didampingi Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma melakukan kunjungan kerja ke Brebes Jawa Tengah. Selain meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS 2026, rombongan juga bertandang ke rumah tidak layak huni milik warga.
Inilah rumah tak layak huni milik Warningsih di Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Rumah ini hanya satu dari ribuan rumah tak layak huni di Indonesia yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman atau PKP Maruarar Sirait menyaksikan langsung atap rumah yang nyaris ambruk serta genteng yang rawan bocor. Kondisi dapur hingga kamar tidur pun jauh dari kata layak.
Melalui program BSPS tahun ini pemerintah pusat mengalokasikan perbaikan 30.000 unit rumah di Jawa Tengah. Jumlah ini meningkat tajam dibanding tahun lalu yang hanya 7.000 unit lebih. Maruarar menegaskan percepatan ini merupakan bagian dari program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto.
“Jawa Tengah naik ini luar biasa. Tahun lalu ada 7.500-an ya 7.522. Tahun ini minimal 30.000, naiknya sekitar 23.000. Ya, tahun lalu itu ada 222 kabupaten kota yang dapat program, tahun ini semua kabupaten kota di Indonesia 500 lebih mendapatkan program. Ini membuktikan program 3 juta rumah arahan Pak Prabowo itu berjalan dengan lompatan yang luar biasa.” kata Menteri Perumahan & Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Selasa, 12 Mei 2026.
Tahun ini pemerintah juga memperluas jangkauan BSPS secara nasional. Jika sebelumnya masih ada ratusan kabupaten kota yang belum tersentuh program, tahun ini seluruh kabupaten kota di Indonesia memperoleh alokasi.
| Baca juga: Kementerian PKP Alokasikan 90,55% Anggaran 2026 untuk Program Fisik |