TNI Kirim Puluhan Alat Berat dan Mobil Penjernih Air ke Sumatra-Aceh

6 January 2026 22:07

Pemerintah bersama TNI Angkatan Darat (AD) kembali mengirimkan bantuan alat berat strategis untuk mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Pelepasan bantuan ini dilakukan melalui Apel Gelar Material Zeni yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Selasa 6 Januari 2026.

Totalitas Bantuan: Ekskavator hingga Penjernih Air

Dalam operasi kemanusiaan ini, TNI mengerahkan Kapal ADRI 53 untuk mengangkut puluhan unit alat berat secara bertahap. Rincian material yang dikirimkan meliputi 21 unit ekskavator, 7 unit buldozer, 35 unit dump truck, dan 20 unit mobil penjernih air.
 

Baca:
TNI Bersama PLN Bersinergi Hadirkan Listrik di Aceh Barat

Bantuan tersebut akan didistribusikan ke tiga Komando Daerah Militer (Kodam), yaitu Kodam Iskandar Muda, Kodam Tuanku Imam Bonjol, dan Kodam Bukit Barisan.

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pengerahan alat berat ini didasarkan pada hasil evaluasi di lapangan. Penanganan manual dinilai sudah tidak efektif menghadapi volume lumpur yang ekstrem.

"Hasil evaluasi kami setelah sampai di sana, lumpur-lumpur yang tinggi itu tidak bisa dibersihkan secara manual. Jadi kalau manusia mau berapa ribu pun, itu mungkin akan sulit," ujar Maruli.

Ia menjelaskan pentingnya keberadaan dump truck dalam proses pembersihan. "Kalau dibersihkan dari jalan (secara manual) langsung mepet ke rumah, dari rumah dibersihkan lagi mepet ke jalan. Jadi kita harus pakai dump truck untuk mengangkutnya," tambahnya.

Selain masalah lumpur, ketersediaan air bersih menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, pengiriman 20 unit mobil penjernih air diharapkan menjadi solusi cepat bagi warga terdampak.

"Memang ada kesulitan air bersih. Bantuan penjernih air ini akan sangat membantu masyarakat di sana," tutup KSAD.

Langkah ini menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir dan mengabdi kepada masyarakat hingga proses pemulihan pasca-bencana tuntas sepenuhnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)