Prabowo Coba Langsung Hasil Inovasi Mobil Arsinum BRIN, Penyedia Air Bersih Saat Bencana

6 August 2026 17:55

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto meninjau inovasi Mobile Arsinum yang dikembangkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pameran inovasi dan teknologi di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 6 Agustus 2026. Teknologi tersebut dirancang sebagai solusi penyediaan air bersih saat bencana maupun di daerah terpencil dengan mengolah air tanah, air sungai, air banjir, hingga air payau menjadi air siap minum.

Peneliti Ahli Utama di Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih, di bawah Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN, Nusa Idaman Said, menjelaskan Mobile Arsinum mampu memproduksi sekitar 5.000 hingga 10.000 liter air siap minum per hari. Sementara jika menggunakan air payau dengan kadar garam rendah, kapasitas produksi air bersih dapat mencapai 20 ribu liter per hari.

"Arsinum untuk darurat, mengolah air tanah, air sungai, air banjir, air payau, jadi langsung air siap minum, Pak," ujar Nusa saat memaparkan teknologi tersebut kepada Presiden Prabowo, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV

Teknologi ini menggunakan sistem mikrofiltrasi, ultrafiltrasi, reverse osmosis, dan remineralisasi. Peneliti BRIN menjelaskan penggunaan back filter pada tahap pra-pengolahan membuat Mobile Arsinum lebih efektif menyaring air banjir yang memiliki kandungan lumpur tinggi dibandingkan metode penyaringan konvensional.

“Kalau ini pakai back filter, begitu block langsung ganti, cuci, ganti lagi,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mencoba langsung air hasil olahan Mobile Arsinum. Sebelum meminumnya, Nusa sempat menyampaikan bahwa teknologi serupa pernah diperkenalkan kepada Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

"Kalau Bu Mega minum, masa Prabowo tidak?" ujar Prabowo sebelum mencicipi air hasil olahan Mobile Arsinum.

Peneliti BRIN menyebut satu unit Mobile Arsinum beserta kendaraan operasionalnya bernilai sekitar Rp1,5 miliar. Teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi penyediaan air bersih, terutama saat terjadi bencana dan di wilayah yang masih kesulitan memperoleh akses air minum layak.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X