2 February 2026 20:14
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menepis isu yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto marah akibat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok selama beberapa hari terakhir. Ia menegaskan, respons pemerintah saat ini bukan didasari amarah, melainkan fokus penuh untuk mencari akar masalah dan solusi.
Menurut Prasetyo, penurunan indeks saham yang signifikan menjadi perhatian semua pihak, bukan hanya Presiden. Pemerintah kini telah turun tangan untuk menangani situasi pasar modal yang tengah tertekan.
"Kita perlu pahami apa yang melandasi sampai terjadinya penurunan yang sangat signifikan. Nah, itulah yang kemudian kita cari jalan keluarnya," ujar Prasetyo.
Baca Juga :
Prasetyo menjelaskan bahwa momen koreksi pasar ini justru akan dijadikan momentum oleh pemerintah untuk melakukan bersih-bersih dan perbaikan total. Sesuai instruksi Presiden Prabowo, langkah reformasi regulasi akan segera diambil agar pasar saham Indonesia menjadi lebih sehat.
"Kejadian kemarin menjadi momentum untuk kita memperbaiki pasar bursa kita, regulasi-regulasi kita perbaiki. Sesuai petunjuk Bapak Presiden, diambil keputusan untuk mereformasi diri," jelasnya.
Ia menambahkan, tujuan utama dari reformasi ini adalah menciptakan pasar saham yang lebih terbuka, transparan, dan kredibel.
"Dengan harapan ini (bursa saham Indonesia) akan memiliki kelas setara dengan pasar-pasar bursa lain di dunia. Bismillah, kita harus optimis," pungkas Prasetyo.