Husen Miftahudin • 4 February 2026 13:06
Jakarta: Harga emas kembali melonjak. Per awal Februari 2026, harga emas Antam dilaporkan sudah menembus Rp3 juta per gram. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat, terutama investor pemula, mulai bertanya: jika emas makin mahal, investasi ke mana lagi?
Kenaikan harga emas memang mencerminkan fungsinya sebagai aset lindung nilai. Namun, harga yang semakin tinggi membuat akses untuk memulai investasi emas menjadi lebih berat. Meski begitu, emas bukan satu-satunya pilihan. Masih ada sejumlah alternatif investasi lain yang bisa dipertimbangkan.
Pilihan Investasi Selain Emas
Berikut beberapa pilihan
investasi selain emas:
1. Reksa Dana
Reksa dana cocok untuk investor pemula karena bisa dimulai dengan modal kecil. Instrumen ini dikelola oleh manajer investasi profesional dan memiliki berbagai pilihan risiko, mulai dari yang relatif aman hingga agresif.
2. Saham
Saham menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar, namun risikonya juga lebih tinggi. Investor disarankan memulai dari nominal kecil serta memilih saham dengan fundamental perusahaan yang kuat.
3. Deposito
Bagi investor yang menghindari risiko tinggi, deposito bisa menjadi pilihan. Imbal hasilnya relatif stabil dan dana dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga batas tertentu.
4. Surat Berharga Negara (SBN)
SBN merupakan instrumen investasi yang dijamin oleh negara. Produk ini menawarkan kupon tetap dan saat ini sudah dapat dibeli secara online, sehingga lebih mudah diakses masyarakat.
5. Barang Koleksi
Barang koleksi seperti jam tangan mewah atau motor antik juga bisa menjadi alternatif investasi. Jika memiliki nilai kelangkaan dan peminat yang tinggi, harganya berpotensi meningkat seiring waktu.
Meski harga emas tengah berada di level tinggi, peluang investasi tetap terbuka. Kunci utamanya adalah menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan kemampuan masing-masing, tanpa harus mengikuti tren semata.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.