Pastikan Pencegahan dan Pengendalian Wabah PMK, Kementan Gelar Rakornas

14 December 2022 17:15

Dalam memastikan pencegahan dan pengendalian hewan ternak dari wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PMK. Selain itu, Kementan juga mengadakan Rapat Koordinasi Teknis Nasional (Rakor Teknis) antara dua Ditjen yakni Ditjen Peternakan dan Ditjen Kesehatan Hewan 2022. 

Rakornas PMK tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Peternakan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari seluruh provinsi di Tanah Air dan dibuka langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Rakornas PMK ini digelar untuk memantapkan strategi pengendalian wabah PMK yang tengah terjadi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sangat mengapresiasi sinergi lintas sektor baik itu dari peternak, petugas, pemerintah daerah, kementerian atau lembaga yang bertanggung jawab dalam penanganan PMK di Tanah Air.

Program pemberantasan wabah PMK menjadi salah satu program pemulihan ekonomi nasional sesuai yang diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo. Berdasarkan data yang dihimpun, perbandingan jumlah hewan ternak yang mati terhadap hewan ternak yang mengalami sakit PMK, sebesar 1,81%.

Untuk mencegah dan mengendalikan PMK, Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya dan melakukan sejumlah tindakan seperti menyusun 28 regulasi dan langkah strategi, pembentukan gugus tugas, pengaturan lalu lintas, bantuan obat-obatan, vaksin, penggantian ternak, bantuan pakan dan pelatihan sumber daya manusia.

Total vaksinasi saat ini mencapai 8.469.000 dosis. Vaksinasi tersebut sebagai wujud sinergi dan komitmen Kementerian Pertanian melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam Penanganan PMK. Saat ini, perkembangan PMK secara nasional per 11 Desember 2022 di 11 provinsi sudah menunjukan angka nol kasus, sehingga provinsi yang masih terdampak PMK sebanyak 16 provinsi.

(M. Khadafi)


Close Ads X
Close Ads X