Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: Problemnya Tangga & Pintu

5 October 2022 14:53

Salah satu penyebab jatuhnya banyak korban jiwa dalam Tragedi Kanjuruhan adalah pintu keluar yang terkunci ketika penonton berebut meninggalkan stadion. Tangga yang terlalu curam juga membuat banyak penonton yang panik terpeleset jatuh.

"Problemnya saya lihat tangga yang terlalu curam dan pintu yang terkunci, ditambah kepanikan yang ada," ujar Presiden Jokowi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kab. Malang, Rabu (5/10/2022).

Berdasar rekaman CCTV, diketahui jumlah korban terbanyak jatuh di enam pintu yang lebarnya hanya untuk dua orang. Padahal pada saat kejadian seratusan orang yang panik berebut keluar dari stadion berhimpit-himpitan di pintu-pintu yang sempit tersebut. 

Menyusul temuan sementara hasil investigasi Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi telah memerintahan Kementerian PUPR melakukan audit total terhadap semua stadion. Terutama stadion yang digunakan sebagai tempat digelarnya laga Liga 1, Liga 2 dan Liga 3.

"Audit posisi duduknya, pagar tribunnya, pintunya dan sebagainya. Di GBK yang kapasitas 80 ribu penonton, semua bisa keluar dalam 15 menit," ujarnya.

Audit terhadap stadion bukan satu-satunya upaya mencegah terulangnya Tragedi Kanjuruhan. Upaya pencegahan juga mencakup evaluasi terhadap menajemen pertandingan, menajemen penonton, menajemen waktu pelaksanaan pertandingan hingga menejemen stadion yang bersangkutan. 

"Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan siap membantu memperbaiki menajemen persepakbolaan kita. Kita perlu evaluasi semuanya," sambung Jokowi.

(Nienda Farras Athifah)


Close Ads X
Close Ads X