NEWSTICKER

Sidang

Soal Perintah Sambo ke Hendra, Saksi Ahli: Ada Daya Paksa yang Besar

19 January 2023 15:02

Saksi Ahli Bahasa Andika Dutha Bahari menjelaskan soal perintah atasan dan bawahan dalam sidang obstruction of justice pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, Kamis (19/1/2023). Andika menyebut perintah atasan dalam ruang lingkup kepolisian terdapat daya paksa yang sangat besar.

"Menyuruh secara formal itu perintah, dan ada konsekuensinya bagi pengabaian terhadap suatu perintah itu adalah hukuman, apalagi dalam kultur yang sangat hirarki seperti di kepolisian," kata Ahli Bahasa, Andika Dutha Bahari, Kamis (19/1/2023).

Andika Dutha Bahari menjelaskan bahwa dalam hal menyuruh di kepolisian, masuk ke dalam perintah. Hal tersebut terdapat konsekuensi jika mengabaikan suatu perintah, yakni adanya hukuman.

Diketahui, terdapat tujuh terdakwa yang terjerat dalam perkara obstruction of justice pembunuhan Brigadir J. Adapun terdakwa tersebut antara lain, Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Arif Rachman Arifin, Chuck Putranto, Baiquni Wibowo, dan Irfan Widyanto.

Mereka dinilai telah melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan Pasal 48 Ayat (1) juncto Pasal 32 Ayat (1) Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE. Selain itu, mereka juga dijerat dengan Pasal 55 Ayat (1) dan Pasal 221 Ayat (1) ke-2 dan Pasal 233 KUHP.