2 December 2022 09:09
Kasus Poliomtelitis (Polio) kembali menyerang anak di Indonesia. Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun di Sigli, Provinsi Aceh, menderita lumpuh sebagian diduga terkena virus polio. Ketika tiga kasus lain terdeteksi, pemerintah mendorong diadakannya kampanye informasi serta imunisasi massal.
Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Kemenkes) RI, Maxi Rein Rondonuwu, mengatakan bahwa kampanye ini bertujuan untuk memvaksinasi sekitar 1,2 juta anak di Provinsi Aceh untuk mencegah penyebaran virus polio.
Menurut data WHO, Majelis Kesehatan Dunia mengadopsi resolusi untuk pemberantasan polio global pada 1988, dan sejak itu kasus virus polio liar telah turun lebih dari 99%. Di Indonesia sendiri, polio sempat diberantas total pada 2014.
Menurut WHO, polio sering menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun, namun orang yang tidak divaksinasi dari segala usia juga bisa tertular. Virus polio bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui mulut dan berkembang biak di dalam saluran usus, kemudian menyebar ke lingkungan melalui kotoran atau tinja dan dapat menular melalui kontak.
Virus ini menyerang sistem saraf dan bisa menyebabkan kelumpuhan permanen hanya dalam beberapa jam. Hingga saat ini belum ada obat untuk penyakit tersebut, namun bisa dicegah dengan imunisasi.