18 October 2022 14:46
Keluarga Brigadir J mengaku ada kejanggalan dalam pernyataan Ferdy Sambo soal peristiwa di Magelang. Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat mengungkapkan, jika pelecehan terjadi di Magelang, hal itu membutuhkan visum dan saksi.
"Itu membutuhkan visum dan saksi, jangan hanya opini-opini. Itu menyesatkan masyarakat," kata Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, Jambi, Selasa (18/10/2022)
Menurut Samuel, dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah sangat bagus. Namun, pihak Ferdy Sambo menanggapi dengan eksepsi. Samuel menilai hal itu adalah hak mereka untuk membela kliennya dan menunggu tanggapan JPU pada sidang lanjutan nanti.
Samuel juga menanggapi terkait Putri Candrawathi yang tidak mengerti dakwaannya pada sidang perdananya kemarin. Ia tidak percaya bahwa seorang dokter tidak mengerti soal dakwaan yang disangkakan kepadanya.
"Masa seorang dokter gak mengerti, gak masuk akal dong," ujar Samuel.
Sementara, pihak Richard Eliezer menerima semua dakwaan yang dibacakan JPU dan tidak mengajukan eksepsi. Samuel berharap agar Richard Eliezer berbicara sejujur-jujurnya apa yang terjadi sehingga menyebabkan anaknya tewas.
Pihak keluarga Brigadir J juga sudah memaafkan Richard Eliezer. Mereka meminta semua pihak untuk mengikuti proses hukum selanjutnya.